
Sakit kepala sebelah atau migraine adalah nyeri kepala berdenyut pada satu sisi kepala saja, kadang-kadang berpindah ke sisi sebelahnya, tetapi dapat mengenai kedua sisi kepala sekaligus.
Migrain awalnya ditandai dengan badan lemah, menguap berlebihan, ngidam pada satu jenis makanan tertentu, gelisah, dan sensitif (gampang tersinggung).
Migrain awalnya ditandai dengan badan lemah, menguap berlebihan, ngidam pada satu jenis makanan tertentu, gelisah, dan sensitif (gampang tersinggung).
Pada beberapa penderita, akan ada aura beberapa saat sebelum serangan. Aura bisa ditandai dengan gangguan pada penglihatan, kesemutan di tangan, lemah pada satu sisi badan, atau tidak dapat mengucapkan kata-kata dengan tepat. Aura ini bisa menghilang atau tetap ada ketika serangan datang.
Kemudian penderita akan mengalami rasa nyeri dan berdenyut pada salah satu sisi kepala. Rasa sakit itu kerap terasa di belakang mata. Seperti yang disebutkan sebelumnya, nyeri dapat berpindah ke sisi lainnya, atau bahkan menyerang kedua sisi. Rasa sakit juga sering disertai dengan mual dan muntah dan penderita juga menjadi sensitif terhadap cahaya, suara, dan bau-bauan. Gejala-gejala itu akan semakin berat bila penderita melakukan aktivitas fisik.
Setelah sakit kepala sembuh, penderita berkemungkinan untuk merasakan nyeri pada otot, lemas, atau kegembiraan yang singkat. Gejala akhir ini akan hilang dalam 24 jam.
Tanpa pengobatan, sakit kepala biasanya sembuh sendiri dalam 4 sampai 72 jam. Namun Anda dapat mengikuti tips berikut ini untuk mengatasi migrain yang menyerang Anda.
Argh … Kepalaku Sakit Sebelah!Beristirahat. Untuk meredakan rasa nyeri, penderita disarankan untuk beristirahat di ruangan yang gelap dan tenang.
Kompres kepala dengan es atau air dingin. Ini dapat meredakan rasa nyeri pada bagian yang sakit karena dingin dapat membantu menyempitkan pembuluh darah.
Menjauh dari penyebab migrain. Kafein dan alkohol adalah contohnya. Bila alergi, jauh sumber alergi Anda. Aroma yang menyengat pun dapat memperparah migrain.
Kemudian penderita akan mengalami rasa nyeri dan berdenyut pada salah satu sisi kepala. Rasa sakit itu kerap terasa di belakang mata. Seperti yang disebutkan sebelumnya, nyeri dapat berpindah ke sisi lainnya, atau bahkan menyerang kedua sisi. Rasa sakit juga sering disertai dengan mual dan muntah dan penderita juga menjadi sensitif terhadap cahaya, suara, dan bau-bauan. Gejala-gejala itu akan semakin berat bila penderita melakukan aktivitas fisik.
Setelah sakit kepala sembuh, penderita berkemungkinan untuk merasakan nyeri pada otot, lemas, atau kegembiraan yang singkat. Gejala akhir ini akan hilang dalam 24 jam.
Tanpa pengobatan, sakit kepala biasanya sembuh sendiri dalam 4 sampai 72 jam. Namun Anda dapat mengikuti tips berikut ini untuk mengatasi migrain yang menyerang Anda.
Argh … Kepalaku Sakit Sebelah!Beristirahat. Untuk meredakan rasa nyeri, penderita disarankan untuk beristirahat di ruangan yang gelap dan tenang.
Kompres kepala dengan es atau air dingin. Ini dapat meredakan rasa nyeri pada bagian yang sakit karena dingin dapat membantu menyempitkan pembuluh darah.
Menjauh dari penyebab migrain. Kafein dan alkohol adalah contohnya. Bila alergi, jauh sumber alergi Anda. Aroma yang menyengat pun dapat memperparah migrain.

Relaksasi leher. Leher adalah bagian tubuh yang menopang kepala dan kelelahan pada leher dapat memancing sakit kepala. Maka, istirahatkan leher Anda dengan cara menghangatkannya atau memberi pijatan lembut.
Meminum obat pereda sakit. Jangan minum obat sembarangan. Yang terbaik adalah yang dianjurkan oleh dokter Anda.
Meminum obat pereda sakit. Jangan minum obat sembarangan. Yang terbaik adalah yang dianjurkan oleh dokter Anda.
No comments:
Post a Comment