
Berjalan kaki juga dapat mengurangi risiko penyakit-penyakit yang mungkin timbul akibat merokok, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.
Kita sering tidak berolah raga secara teratur dengan alasan waktu maupun biaya. Padahal,
Kita sering tidak berolah raga secara teratur dengan alasan waktu maupun biaya. Padahal,
tidak semua olah raga membutuhkan alat khusus atau waktu yang lama, jalan kaki misalnya. Jalan kaki hanya membutuhkan sepatu yang nyaman, dengan ruang yang cukup bagi jari-jari kaki. Olah raga ini juga tidak memerlukan pakaian khusus, asal sedikit longgar dan terbuat dari bahan yang ringan dan memungkinkan kita bergerak dengan bebas.
Orang yang melakukan aktifitas fisik dengan teratur seperti berjalan kaki, diasosiasikan dengan penurunan angka kematian. Dengan kata lain, pejalan kaki, dapat hidup lebih lama. Orang yang bugar dan aktif memiliki risiko yang lebih rendah terhadap risiko penyempitan pembuluh jantung dibandingkan dengan yang tidak aktif. Berjalan kaki juga dapat mengurangi risiko penyakit-penyakit yang mungkin timbul akibat merokok, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.
Berjalan Kaki, Aktivitas Sempurna untuk Kesehatan
Berjalan kaki secara teratur juga diyakini dapat meningkatkan rasa percaya diri, menjaga stamina dan meningkatkan energi. Disamping itu, berjalan kaki juga merupakan salah satu cara untuk mengontrol berat badan. Yang tidak kalah penting lagi, berjalan kaki dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, tekanan darah tinggi, kanker usus, ketegangan (nervous) dan osteoporosis. Berjalan kaki di taman sambil menikmati pemandangan alam juga dapat membantu menenangkan pikiran, memperbaiki mood dan mengurangi depresi.
Memulai Kebiasaan Jalan Kaki
Memulai kebiasaan memang tidak mudah, namun dapat dilakukan dengan bertahap. Ikuti langkah di bawah ini untuk membiasakan diri berjalan kaki:
*
Minggu 1: Mulailah berjalan kaki selama 10 menit setiap tiga hari sekali.
*
Minggu ke 2-3: Cobalah meningkatkan durasi berjalan menjadi 15 menit.
*
Minggu 4: Berjalanlah selama 15 menit dalam 5 hari berturut-turut.
*
Minggu ke 5-9: Selama 2x15 menit atau 1x30 menit selama 5 hari berturut-turut.
Cobalah untuk meningkatkan kecepatan secara perlahan-lahan atau juga melewati jalur yang sukar, seperti area yang memiliki tingkat kemiringan atau tanjakan.
Catatan: Jika terdapat kesulitan pada minggu tertentu, jangan menaikkan kecepatan atau durasi. Sebaiknya bertahanlah pada tingkat dan metode yang dijalani pada minggu tersebut sampai bisa meningkat ke level berikutnya.
Orang yang melakukan aktifitas fisik dengan teratur seperti berjalan kaki, diasosiasikan dengan penurunan angka kematian. Dengan kata lain, pejalan kaki, dapat hidup lebih lama. Orang yang bugar dan aktif memiliki risiko yang lebih rendah terhadap risiko penyempitan pembuluh jantung dibandingkan dengan yang tidak aktif. Berjalan kaki juga dapat mengurangi risiko penyakit-penyakit yang mungkin timbul akibat merokok, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.
Berjalan Kaki, Aktivitas Sempurna untuk KesehatanBerjalan kaki secara teratur juga diyakini dapat meningkatkan rasa percaya diri, menjaga stamina dan meningkatkan energi. Disamping itu, berjalan kaki juga merupakan salah satu cara untuk mengontrol berat badan. Yang tidak kalah penting lagi, berjalan kaki dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, tekanan darah tinggi, kanker usus, ketegangan (nervous) dan osteoporosis. Berjalan kaki di taman sambil menikmati pemandangan alam juga dapat membantu menenangkan pikiran, memperbaiki mood dan mengurangi depresi.
Memulai Kebiasaan Jalan Kaki
Memulai kebiasaan memang tidak mudah, namun dapat dilakukan dengan bertahap. Ikuti langkah di bawah ini untuk membiasakan diri berjalan kaki:
*
Minggu 1: Mulailah berjalan kaki selama 10 menit setiap tiga hari sekali.
*
Minggu ke 2-3: Cobalah meningkatkan durasi berjalan menjadi 15 menit.
*
Minggu 4: Berjalanlah selama 15 menit dalam 5 hari berturut-turut.
*
Minggu ke 5-9: Selama 2x15 menit atau 1x30 menit selama 5 hari berturut-turut.
Cobalah untuk meningkatkan kecepatan secara perlahan-lahan atau juga melewati jalur yang sukar, seperti area yang memiliki tingkat kemiringan atau tanjakan.
Catatan: Jika terdapat kesulitan pada minggu tertentu, jangan menaikkan kecepatan atau durasi. Sebaiknya bertahanlah pada tingkat dan metode yang dijalani pada minggu tersebut sampai bisa meningkat ke level berikutnya.
sumber : harmony, hd
No comments:
Post a Comment